Ambisi Aston Villa untuk terus menekan persaingan gelar Premier League mendapat hantaman serius setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Brentford di Villa Park. Hasil ini terasa semakin menyakitkan karena tim tamu harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama, namun justru mampu mencatatkan kemenangan liga pertama mereka sepanjang sejarah kunjungan ke markas Villa.
Jalannya Pertandingan, Kartu merah di Brentford
Brentford menunjukkan daya juang luar biasa setelah Kevin Schade menerima kartu merah langsung—yang merupakan kartu merah pertamanya di level senior—akibat aksi tidak perlu dengan menendang Matty Cash pada menit ke-42. Meski kalah jumlah pemain, The Bees justru tampil semakin disiplin dan efektif.
Aston Villa sendiri tampil tanpa penyerang andalan Ollie Watkins yang mengalami cedera. Sebagai gantinya, rekrutan Januari Tammy Abraham langsung dipercaya tampil sejak awal. Ini menjadi penampilan keduanya bersama Villa setelah kembali ke klub, sekaligus laga Premier League pertamanya sejak 2021. Abraham, yang pernah mencetak 26 gol saat masa peminjamannya pada musim 2018/19, nyaris membuka keunggulan lewat peluang emas di awal laga, namun upayanya masih mampu digagalkan oleh kiper Brentford, Caoimhín Kelleher.
Selain Abraham, laga ini juga menjadi momen debut kedua bagi Douglas Luiz, yang kembali memperkuat Villa usai masa peminjaman dari Juventus. Luiz hampir mencatatkan assist ketika tendangan bebasnya menemui Ezri Konsa, namun penyelesaian sang bek masih melenceng.
Petaka bagi tuan rumah justru datang menjelang turun minum. Beberapa menit setelah kartu merah Schade, Dango Ouattara membungkam Villa Park. Memanfaatkan bola pantul dari umpannya sendiri yang sempat diblok, Ouattara melepaskan tembakan keras kaki kiri ke sudut atas gawang untuk mencetak gol keempatnya di liga musim ini.
Babak Kedua
Di babak kedua, Aston Villa mencoba bangkit dan meningkatkan tekanan. Mereka sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan ketika Abraham menyambar bola muntah hasil tepisan Kelleher. Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena bola dinyatakan sudah keluar lapangan dalam proses serangan, memicu kekecewaan besar di tribun tuan rumah.
Villa terus menggempur pertahanan Brentford melalui Cash, Luiz, dan Morgan Rogers, tetapi solidnya lini belakang tim tamu serta penampilan gemilang Kelleher membuat semua upaya tersebut sia-sia. Hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan.
Kemenangan bersejarah ini mengangkat Brentford ke posisi ketujuh klasemen Premier League, sementara Aston Villa harus rela tertahan di peringkat ketiga dan kini tertinggal tujuh poin dari puncak klasemen. Kekalahan ini bukan hanya mengurangi jarak dengan para pesaing, tetapi juga meredupkan momentum Villa dalam perburuan gelar musim ini. Tuna55