You are currently viewing Basarnas Tengah Bersiaga Terkait Insiden di Tambang Emas Pongkor

Basarnas Tengah Bersiaga Terkait Insiden di Tambang Emas Pongkor

Basarnas Tengah Bersiaga Terkait Insiden di Tambang Emas Pongkor

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyatakan tengah bersiaga penuh menyusul adanya insiden di kawasan Tambang Emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di salah satu area penambangan, sehingga memicu kewaspadaan tinggi dari aparat terkait.

Meskipun detail kejadian masih dalam pendalaman, laporan awal menyebut adanya gangguan aktivitas penambangan yang berpotensi membahayakan keselamatan pekerja. Basarnas segera mengerahkan personel dan peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi dan operasi pencarian.

Langkah Cepat Basarnas

Basarnas mengirimkan tim penyelamat yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk penanganan kecelakaan di area tambang. Tim tersebut terdiri dari personel SAR terlatih, tenaga medis, serta unit anjing pelacak untuk membantu pencarian jika diperlukan.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Dalam penanganan insiden ini, berkoordinasi dengan pihak pengelola tambang, aparat kepolisian, dan pemerintah daerah. Tujuannya adalah memastikan alur informasi yang jelas dan langkah penanganan yang terintegrasi demi keselamatan para pekerja.

Potensi Risiko dan Antisipasi

Tambang emas Pongkor dikenal sebagai salah satu tambang bawah tanah yang memiliki risiko tinggi, seperti longsor, gas beracun, dan banjir tambang. Oleh karena itu, Basarnas menyiagakan personel di lokasi strategis untuk mempercepat respon jika terjadi keadaan darurat.

Dukungan Medis dan Logistik

Selain personel SAR, Basarnas juga menyiapkan dukungan medis dan logistik, termasuk ambulans, tenda darurat, serta peralatan evakuasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan korban dapat dilakukan secepat mungkin apabila ditemukan pekerja Tuna55 yang membutuhkan pertolongan.

Imbauan dan Langkah Selanjutnya

Basarnas mengimbau seluruh pekerja dan pihak pengelola tambang untuk mematuhi prosedur keselamatan kerja serta melaporkan kondisi berbahaya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pemeriksaan lanjutan terhadap struktur tambang juga akan dilakukan untuk memastikan keamanan sebelum aktivitas kembali berjalan normal.

Hingga saat ini, masih memantau perkembangan di lapangan dan siap melakukan operasi SAR penuh jika diperlukan. Pemerintah daerah berharap insiden ini dapat segera tertangani tanpa menimbulkan korban jiwa, serta menjadi momentum untuk memperkuat sistem keselamatan di sektor pertambangan.

Leave a Reply