You are currently viewing Pemkot Bandung Sudah Menjaring 77 Tunawisma dalam Operasi PPKS Jalanan saat Libur Isra Mi’raj 2026

Pemkot Bandung Sudah Menjaring 77 Tunawisma dalam Operasi PPKS Jalanan saat Libur Isra Mi’raj 2026

Pemkot Bandung Sudah Menjaring 77 Tunawisma dalam Operasi PPKS

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjaring 77 tunawisma dalam operasi penanganan Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) jalanan yang digelar saat libur Isra Mi’raj 2026. Operasi tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi warga rentan yang berada di ruang-ruang publik.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta aparat kewilayahan. Sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya tunawisma dan gelandangan menjadi sasaran utama, terutama kawasan pusat kota, perempatan jalan, dan area publik yang ramai pengunjung selama masa libur.

Hasil Operasi dan Profil PPKS Menjaring 77 Tunawisma

Dari hasil pendataan di lapangan, sebagian besar PPKS yang terjaring merupakan tunawisma yang sehari-hari beraktivitas di jalanan. Selain itu, petugas juga menemukan individu yang tidak memiliki identitas jelas serta mereka yang berpindah-pindah lokasi untuk bertahan hidup.

Petugas melakukan pendekatan persuasif selama operasi berlangsung. Para tunawisma tidak hanya diamankan, tetapi juga didata secara menyeluruh untuk mengetahui asal daerah, kondisi sosial, serta kebutuhan mendesak yang mereka perlukan.

“Operasi ini bukan semata penertiban, tetapi bagian dari upaya perlindungan dan penanganan sosial,” ujar perwakilan Pemkot Bandung.

Penanganan dan Pembinaan Lanjutan

Setelah terjaring, para tunawisma dibawa ke tempat penampungan sementara milik Pemkot Bandung. Di lokasi tersebut, mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal, pendataan lanjutan, serta pembinaan sosial sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pendekatan Humanis

Pemkot Bandung menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prinsip utama dalam penanganan PPKS. Bagi warga Bandung, akan dilakukan pembinaan dan pendampingan agar tidak kembali ke jalan. Sementara bagi tunawisma dari luar daerah Tuna55, dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah asal untuk proses pemulangan dan penanganan lanjutan.

Selain itu, dinas terkait juga memberikan edukasi mengenai peluang pelatihan keterampilan dan akses bantuan sosial, sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi angka tunawisma di Kota Bandung.

Imbauan kepada Masyarakat

Pemkot Bandung mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung kepada tunawisma di jalanan. Bantuan yang tidak terkontrol dinilai dapat memperpanjang keberadaan PPKS di ruang publik tanpa solusi berkelanjutan.

Peran Masyarakat

Masyarakat diharapkan berperan aktif dengan melaporkan keberadaan tunawisma kepada pihak berwenang, sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan terkoordinasi. Pemkot juga mendorong warga untuk menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi agar tepat sasaran.

Operasi PPKS jalanan saat libur Isra Mi’raj 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam menjaga ketertiban kota sekaligus memastikan bahwa kelompok rentan mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial yang layak. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, penanganan masalah tunawisma diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Leave a Reply